hidup di masa yang kita inginkan

July 24, 2010

sekian jam lagi aku harus pergi kerumah dosenku. pagi2 sekali kami akan ke JAF untuk survei lokasi proyek pengmas beliau. sebuah kehormatan untukku terlibat, bersama 2 orang temanku seprodi dalam proyek ini. tapi aku sedih karena adik laki2ku yang saat ini sedang berlibur di tempatku tak dapat aku temani,… : (

aku sayang adikku. dia sekarang udah nggak kecil dan gendut seperti dulu.. sekarang dia tinggi, tampan.. seperti papa. makanya bapak kosku yang baru rada ga percaya ini adikku, apalagi setelah kami minta pisah kamar.. *helloooo…di kamar yang sempit ini gimana caranya tidur berduaaa??*yang bikin aku kesal sekali… kalo aku dapat beasiswa asri salman aku akan langsung pindah dari tempat ini. aku suka penjaga kosannya…tapi aku udah ga nyaman… suasananya udah beda..

sebel gara2 dicurigain itu bikin aku sadar betapa mahalnya sebuah KEPERCAYAAN..untuk seorang yang terbiasa hidup lurus, aku jarang dicurigai. dan aku tidak pernah menyalahgunakan kekuasaan. ternyata ga dipercaya itu berat dan menyakitkan. menohok langsung ke harga diri. aku merinding membayangkan orang2 yang tidak memiliki kepercayaan dari orang lain. tidakkah itu sama dengan tidak memiliki harapan?

ah, kuharap itu tidak terjadi padaku dan keluarga2ku…. adik2ku, kakak2ku…aku percaya dan aku menyayangi mereka. makanya kalo mereka down, dan patah semangat, aku sangat sedih..: / i want to protect them, no matter what. tapi caraku melindungi terkadang salah. aku masih sering berpikir bahwa aku dapat menaruh mereka dalam kotak kaca sehingga mereka akan terlindungi.but they’re not doll.. they’re human, they are alive.

sampai sekarang aku masih mikir cara apa yang paling jitu untuk melindungi mereka.lucu, aku masih suka lari ke mereka dan mengadu tentang masalah2ku..tapi disaat yang sama..aku ingin bisa menjadi payung2 mereka juga..

aku ingin hidup disini..di masa yang kuinginkan ini walau bukan masa dimana semuanya berjalan sesuai yang kuinginkan..aku tahu aku harus berhenti sedikit sebelum garis mendekati serakah. aku tak mau mempertaruhkan hal2 yang penting seperti cinta, iman dan keluarga diatas limpahan materi..

aku sedih harus ninggalin adikku sayang, yang bentar lagi balik ke australi.. tapi ini harus…karena bisa jadi pengmas ini jalanku untuk ke masadepan. ini bukan soal milih antara adik dan masa depan kan? karena aku ingin mendapatkan keduanya. karena aku ingin mencintai keduanya.

aku ingin mencintai masa depan dimana aku hidup seperti yang aku inginkan, dengan hubungan yang kuinginkan dengan orang-orang yang kuinginkan.

to love them and to go beyond the word of ‘business’ and ‘friendship’

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.